Deep Longing Part 2
Tuesday, November 7th, 2006Aku Rindu Tarian Bibirmu
Ayo, aku sudah tidak sabar untuk segera berebut oksigen lagi denganmu, Cinta; aku rindu tarian bibirmu, yang tiap malam
kita pentaskan di dermaga waktu, sebagai opening ritual ngedate. Izinkan kusentuh sepasang khuldi milikmu;
dan biarkan ku menyusu kasih-sayangmu, sampai hanyut, waktu
Ayo, segera
saja satukan sel-sel cinta kita, sebelum pagi sialan itu diam-diam kembali
menculikmu dari dekapku. Lalu yang tinggal hanya aku; seorang lelaki sepi
melayari air matanya, sendiri
Pssstt…,
jangan lupa, besok kita ketemuan lagi ya, di dermaga danau itu, di jam dan
gelombang mimpi yang sama. C U.
Depok,
7 November 2006