Archive for October, 2005

Kredo Hidupku

Saturday, October 8th, 2005

Serupa Pasir
Serupa Air

 

Aku serupa pasir

Jangan menggenggam terlampau erat

 

Aku serupa air mengalir

Jangan memaksa melukis di riaknya

 

Biarkan aku teronggok getir

Biarkan aku, meski tak tiba di hilir.

 

Kamar Lelaki, 18 November 2003

 

 

Sementara Hujan….

Saturday, October 8th, 2005

Sementara Hujan Tinggal Gemericik

 

Sementara hujan tinggal gemericik

Namun udara masih nikmat nyanyikan duka

 

Aku menghela sembilan puluh sembilan nafas

Jemu membaca kesedihan, di halaman

Dan sepanjang jalan.

 

Serang, 5
Januari 2004

 

Kita Masih Bisa Beli Beberapa Puisi

Saturday, October 8th, 2005

Kita Masih
Bisa Beli Beberapa Puisi

 

Di tebing matamu Emak, sejuta
murung bertengger

Kudengar riak resah, kuhafal debur
gundah, dan gemuruh amarahmu

 

Sebab anak-anakmu

Makan sisa nasi goreng dingin sore
ini

Tak ada ikan dari nelayan

Cuma garam pelengkap kesedihan,
jadi lauk nanti malam

 

Emakku, makanlah

Redakanlah segala riak, debur, dan
gemuruhmu

Usah khawatir dengan periuk yang
kosong itu

Sungguh, aku masih bisa beli
beberapa puisi

Untuk dimakan esok hari.

 

Pada Sebuah
Kontrakan Kecil di Kaujon,

4
April 2004

 

ada lelaki belajar nge-blogs :-)

Sunday, October 2nd, 2005

Malam ini,
bermodal segenap ketidaktahuan
dan kebodohan yang terpendam
di sebuah warnet yg lemotnya na’udzubilah
ada seorang lelaki (berpredikat Jomblo-SudahSangatHina)
lagi belajar nge-blogs!

hiks..hiks…, please ajarin gw ya kawan-kawinku yg baik,
gimana kiatnya jd blogers yg baek & benar :-P

Salam haneut,

Endang Rukmana: Ada Lelaki Belajar Bahagia